HELPDESK
Helpdesk merupakan sistem
manajemen untuk membantu menangani kebutuhan customer / user terkait dengan
pertanyaan, pelayanan, support teknis, atau komplain terhadap produk & jasa
tertentu dengan memanfaatkan sistem penomoran (request ticket) untuk memudahkan
penelusuran terhadap tindakan penyelesaian yang dikoordinasi oleh suatu team.
Team ini biasanya terdiri dari satu atau beberapa orang yang bertugas :
·
Menampung, mengklasifikasikan dan memberikan prioritas terhadap
request ticket melalui berbagai jalur seperti E-Mail, Website, atau
Telephone.
·
Melakukan assigment request ticket kepada? unit-unit yang
bertanggung jawab dan memiliki kapabilitas untuk menyelesaikan permasalahan
tersebut. Jika diperlukan melakukan eskalasi request ticket ke tingkatan
manajemen yang lebih tinggi.
·
Monitoring durasi & status penyelesaian, dan melakukan logging
terhadap seluruh tahapan tindakan yang telah diambil dan status penyelesaian
request ticket.
Tujuan dari helpdesk :
Meminimalisasikan setiap problem yang terjadi dalam aktifitas user
yang bersangkutan dengan system yang terkait dengan helpdesk tersebut, dan kita
dapat menghemat waktu dari berbagai problem yang terjadi .
Sebagai suatu sistem yang didukung oleh perangkat organisasi,
teknologi berbasis web dan kelompok tenaga ahli, pembangunan Help Desk
bertujuan untuk :
1. menghimpun,
men-dokumentasikan dan menyebarkan (sharing) pengetahuan dan pengalaman dalam
mengatasi permasalahan operasi dan pemeliharaan
2. menata, meregistrasi dan
memobilisasi tenaga ahli (experts) yang masih aktif maupun sudah pensiun untuk
memberikan kontribusi dalam penyelesaian permasalahan , terutama di daerah yang
masih minim pengalaman
Problem-problem yang
terjadi.
Dalam suatu perusahaan yang merupakan kumpulan unit-unit operasi
sejenis dan tersebar seringkali menghadapi permasalahan yang bersifat :
· pengulangan kesalahan
yang sama ditempat lain
· membuang waktu dan
tenaga karena melakukan elaborasi pemecahan masalah yang sudah ada solusinya
ditempat lain .
Pemanfaatan di berbagai bidang
Berikut
contoh pemanfaatan aplikasi helpdesk di berbagai bidang, antara lain :
·
Perusahaan penyedia jasa layanan publik seperti operator
telekomunikasi, web hosting, toko online, atau perusahaan yang memiliki pangsa
pasar produk yang cukup luas, dengan tujuan untuk meningkatkan hubungan dengan
customer (customer relationship management).
·
Departemen IT di berbagai instansi / perusahaan dalam melakukan
tugasnya melakukan support dalam menyelesaikan permasalahan terkait
infrastruktur jaringan, komputer atau problem perangkat lunak.
·
Departemen Pemasaran atau Pengembangan Produk dalam menampung
masukan-masukan dari para customer melalui sistem guna melakukan
analisa-analisa atau perencanaan kedepan.
·
Perusahaan pengembang software dalam memanage bug, dan memonitor
penyelesaiannya.
·
kontinuitas pemantauan dan komunikasi on-line dan real time
·
fasilitasi kolaborasi pemecahan masalah
·
fasilitasi sinergi antar stakeholders
·
fasilitasi tenaga untuk assessment dan supervisi
·
pembangunan data-bank (e-Library) permasalahan dan solusinya
Beberapa software Help Desk yang terkenal contohnya
adalah ZenDesk, OTS (Open Ticket
Support), serta
aplikasi web lainnya yang sifatnya untuk memberikan support kepada user / client. Bahkan
saat ini untuk CMS pun sudah ada plugin untuk Help Desk. Salah satu contohnya
ialah ZenDesk for WordPress yang dibuat untuk
terhubung dengan ZenDesk.
Solusi tepat dalam Manajemen
Helpdesk
Dengan GreenDesk anda dapat lebih fokus menangani bisnis
sementara GreenDesk melakukan tugasnya dalam memaintain existing
customer dan menjaga kepuasan customer.
·
Manajemen Ticket yang terintegrasi penuh dengan Web interface dan
E-Mail. Mendukung semua jenis mail server dengan protokol POP termasuk Google
Mail.
·
Helpdesk Control Panel yang memudahkan pencarian ticket, tracking,
sorting, dan monitoring terhadap status penyelesaian tugas.
·
24/7 availability menjamin customer tidak harus menunggu untuk
mendapat pelayanan. Anda dapat menghemat biaya telepon, biaya humas dan
administrasi, pun pada saat yang sama meningkatkan hubungan baik dengan
customer.
·
Fitur tambahan untuk peningkatan efektivitas kerja staff seperti
Task Assignment, Personal Schedule / Meeting Alert.
PROGRAM SUPPORT
Online help adalah topik-oriented, prosedural
atau referensi informasidisampaikan melalui perangkat lunak
komputer. Ini adalah bentuk
bantuanpengguna. Kebanyakan bantuan online dirancang untuk
memberikanbantuan dalam penggunaan aplikasi perangkat lunak
atau sistem operasi, tetapi juga dapat digunakan untuk
menyajikan informasi tentang berbagaimata
pelajaran. Ketika bantuan online terkait
dengan keadaan aplikasi (apayang user lakukan), itu
disebut bantuan Context-sensitive.
Expert Systems, adalah sistem komputer yang mengemulasi
kemampuan pengambilan keputusan dari ahli manusia Sistem pakar dirancang untuk
memecahkan masalah kompleks dengan penalaran tentang pengetahuan, seperti
seorang ahli., Dan bukan dengan mengikuti prosedur pengembang seperti halnya
dalam pemrograman konvensional. Expert Systems pertama diciptakan pada tahun 1970 dan
kemudian tumbuh dan berkembang di tahun 1980-an. Expert Systems adalah salah satu bentuk
yang benar-benar sukses pertama dalam perangkat
lunak
Database bisa dikatakan sebagai suatu kumpulan dari
data yang tersimpan dan diatur atau diorganisasikan sehingga data tersebut bisa
diambil atau dicari dengan mudah dan efisien. Dan database juga dapat digunakan
sebagai sidang audit masalah
dan mendukung pemecahan masalah dengankerja tim. Yang dimana database
bukan semata sebagai penyimpan data tapi juga tempat tercatatnya sebuah
peristiwa dan pengalaman yang terjadi oleh sebuah aktifitas yang dilakukan oleh
pengguna database (bisa sebuah problem dan hal2 lainnya).
Hypermedia digunakan
sebagai perpanjangan logis dari istilah hypertext di
mana grafik, audio, video, teks biasa dan
hyperlink jalin hubungan untuk
menciptakan umumnya non-linear media informasi. Hal ini
kontras denganmultimedia istilah yang lebih luas, yang dapat
digunakan untuk
menggambarkan presentasi linier non-interaktif
serta hypermedia, Dan salah satu program aplikasi yang berfungsi melakukan
navigasi secara beruntun.
IVR (Interactive Voice Response), sistem ini bekerja
dengan mendeteksi frekuensi sinyal angka yang ditekan oleh penelepon sehingga
dapat dibaca oleh server CTI.
Jaringan
berbasis telpon sehingga user dapat berinteraksi menggunakan teknologi untuk
mencari informasi tertentu
User (caller) memaki key-pad untuk mencari pilihan-2, dan
mendengarkannya ,
Juga dapat digunakan untuk melihat status request.
CTI suatu metode agar seseorang dapat menambah
kemampuan intelejensi suatu sentral telepon / PBX. Caranya
adalah dengan menambah kemampuan yang ada pada komputer ke dalam sentral
telepon atau PBX tersebut. Mengapa digunakan CTI karena untuk membeli
perangkat baru yang harganya mahal merupakan pemborosan dan lebih hemat jika
kita menambahkan modul baru pada perangkat yang telah ada.
WEB
ENABLED SUPPORT
Suatu website yang dimana
bertugas untunk membantu setiap permasalahan yang terjadi oleh customer
dibidang yang bersangkutan dengan system yang bersangkutan.web enabled
supportmember peluang melakukan problem solving dan menyediakan Informasi tentang berbagai solusi problem,
sehingga user dapat menemukan jawaban sesuai masalah yg dihadapi .
CONTOH :
MS
NETWORKING
ECRM
EZDESKTOP
The Help
Desk of the Future
interaksi
server - client
1. Pengertian Protokol
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Prinsip dalam membuat protokol ada tiga hal yang harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas, kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi gagal di network. Protokol distandarisasi oleh beberapa organisasi yaitu IETF, ETSI, ITU, dan ANSI. Tugas yang biasanya dilakukan oleh sebuah protokol dalam sebuah jaringan diantaranya adalah :
Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer / mesin lainnya.
Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking).
Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
Bagaimana format pesan yang digunakan.
Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya.
Mengakhiri suatu koneksi.
2. Pengertian
Model Osi Layer
Pengertian model OSI (Open System Interconnection) adalah suatu model konseptual yang terdiri atas tujuh layer, yang masing-masing layer tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. OSI dikembangkan oleh badan Internasional yaitu ISO (International Organization for Standardization) pada tahun 1977. Model ini juga dikenal dengan model tujuh lapis OSI (OSI seven layer model). Berikut dibawah ini merupakan gambar dari model OSI 7 Layer
Definisi masing-masing Layer pada model OSI
7. Application adalah Layer paling tinggi dari model OSI,
seluruh layer dibawahnya bekerja untuk layer ini, tugas dari application
layer adalah Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas
jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian
membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah
HTTP, FTP, SMTP, NFS.
6. Presentation berfungsi untuk mentranslasikan data yang
hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan
melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak
redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam
windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual network komputing (VNC)
atau Remote Dekstop Protokol (RDP).
5. Session Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat
dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan
resolusi nama.
4. Transport Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data
serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun
kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga
membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan
mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3. Network Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP,
membuat headeruntuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing
melalui internetworkingdengan menggunakan router dan switch layer3.
2. Data Link Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data
dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame.
Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control,
pengalamatan perangkat keras seperti halnya Media Access Control Address (MAC
Address), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub,
bridge, repeater, dan switch layer2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802,
membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan
Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
1. Physical adalah Layer paling bawah dalam model OSI.
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan,
sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token
Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga
mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan
media kabel atau radio.
Cara Kerja Model OSI
Cara Kerja : Pembentukan paket dimulai dari layer teratas
model OSI. Aplication layer megirimkan data ke presentation layer, di
presentation layer data ditambahkan header dan atau tailer kemudian dikirim ke
layer dibawahnya, pada layer dibawahnya pun demikian, data ditambahkan header
dan atau tailer kemudian dikirimkan ke layer dibawahnya lagi, terus demikian
sampai ke physical layer. Di physical layer data dikirimkan melalui media
transmisi ke host tujuan. Di host tujuan paket data mengalir dengan arah sebaliknya,
dari layer paling bawah kelayer paling atas. Protokol pada physical layer di
host tujuan mengambil paket data dari media transmisi kemudian mengirimkannya
ke data link layer, data link layer memeriksa data-link layer header yang
ditambahkan host pengirim pada paket, jika host bukan yang dituju oleh paket
tersebut maka paket itu akan di buang, tetapi jika host adalah yang dituju oleh
paket tersebut maka paket akan dikirimkan ke network layer, proses ini terus
berlanjut sampai ke application layer di host tujuan. Proses pengiriman paket
dari layer ke layer ini disebut dengan “peer-layer communication”.
4. Pengertian
TCP/IP
TCP/IP (Transmission Control Protokol / Internet Protokol )
adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam
proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan
Internet. Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal
1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer
dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan
sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme
transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja.
5. Definisi
Masing-masing Layer pada model TCP/IP
4. Application merupakan Layer paling atas pada model
TCP/IP, yang bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap
layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host
Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer
Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer
Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak
protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi Stack Protocol, seperti halnya
Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan
menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBios over TCP/IP
(NetBT).
3. Transport berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi
yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang
bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah
Transmission Control Protocol (TCP) dan User Diagram Protocol (UDP).
2. Internet berfungsi untuk melakukan pemetaan (routing) dan
enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang
bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution
Protocol (ARP),Internet control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group
Management Protocol (IGMP).
1. Network Interface berfungsi untuk meletakkan frame – frame
jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan
banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti
halnya Ethernet dan Token Ring), Man dan Wan (seperti halnya dial-up model yang
berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services
Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM).
6. Ilustrasi koneksi
pada TCP/IP
Awalnya suatu paket dengan SYN-flag dikirim ke
IP tujuan, tujuan akan memberikan respon dengan suatu ACK(SYN) flag atau suatu
paket de ngan RSTflag. Akan saya jelaskan:
SYN singkatan dari SYN -(synchronisation),
yang digunakan untuk ‘memberitahukan' komputer tujuan suatu permintaan
melakukan koneksi, kalau diterima, maka permintaan tersebut akan dijawab dengan
suatu paket ACK(SYN) flag.
A CK singkatan dari ACK-(nowledgement).
Setelah menerima paket dengan ACK(SYN) flag, komputer mengirim kembali suatu
ACK memberitahukan host lain bahwa koneksi telah dibuat. Hal ini kita sebut
sebagai "Three-Way-Handshake". Jika koneksi telah dibuat dan salah
satu host ingin melakukan disconnect, akan dikirim suatu paket dengan FIN-flag
diaktifkan. (FIN singkatan dari Finish). Tabel ini akan membuat hal ini lebih
jelas:
Computer A Computer B
========== ==========
1) SYN -->
2) <-- ACK(SYN)
3) ACK --> Ya, koneksi telah dibuat!
4) FIN -->
5) <-- ACK(FIN) Buku Panduan Komunikasi
Data
Computer A Computer B
========== ==========
1) SYN -->
2) <-- RST
3) ACK --> "Computer B" tidak
ingin mela kukan koneksi dengan "Computer
A"!
(mungkin komputer B menjalankan suatu
firewall)
Ada beberapa cara untuk mengeksplotasi
protocol TCP :
SYN-floods, teardrop, Smurf-attacks, sequence-number
attacks & dll.
7. Pengertian UDP (User Datagram Protocol)
User Datagram Protocol (UDP) adalah salah satu
protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal
(unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan
yang menggunakan TCP/IP. UDP memiliki karakteristik-karakteristik berikut:
· Connectionless
(tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses
negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.
· Unreliable
(tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya
nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan
di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama
transmisi. Umumnya, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP
mengimplementasikan layanan keandalan mereka masing-masing, atau mengirim pesan
secara periodik atau dengan menggunakan waktu yang telah didefinisikan.
· UDP
menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke
sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah
host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source
Process Identification dan Destination Process Identification.
· UDP
menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bitterhadap keseluruhan pesan
UDP.
Tabel Perbedaan TCP dan UDP
Dibawah ini merupakan tabel perbedaan TCP dan
UDP :
|
No
|
TCP
|
UDP
|
|
1.
|
Beroperasi berdasarkan konsep koneksi.
|
Tidak berdasarkan konsep koneksi, jadi harus membuat kode sendiri.
|
|
2.
|
Jaminan pengiriman-penerimaan data akan reliable dan teratur.
|
Tidak ada jaminan bahwa pengiriman dan penerimaan data akan
reliable dan teratur, sehingga paket data mungkin dapat kurang, terduplikat,
atau bahkan tidak sampai sama sekali.
|
|
3.
|
Secara otomatis memecah data ke dalam paket-paket.
|
Pemecahan ke dalam paket-paket dan proses pengirimannya dilakukan
secara manual.
|
|
4.
|
Tidak akan mengirimkan data terlalu cepat sehingga memberikan
jaminan koneksi internet dapat menanganinya.
|
Harus membuat kepastian mengenai proses transfer data agar tidak
terlalu cepat sehingga internet masih dapat menanganinya.
|
|
5.
|
Mudah untuk digunakan, transfer paket data seperti menulis dan
membaca file.
|
Jika paket ada yang hilang, perlu dipikirkan di mana letak
kesalahan yang terjadi dan mengirim ulang data yang diperlukan.
|
8. FCS (Frame Check Sequence)
Teknik pengecekan kesalahan
dalam transmisi data dengan cara mengirimkan sandi berupa field 16 bit sebelum
flag penutup. Sandi ini akan dipakai penerima untuk memeriksa data dari
kesalahan. Apabila antara isi field dengan hasil perhitungan yang dilakukan
penerima tidak sama, maka dipastikan telah terjadi kesalahan dalam proses
transmisi.
9. Port
Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah port
adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi
koneksi dengan komputer lainnya dan program di dalam jaringan. Port dapat
mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam
jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu
di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau
bagaimana sebuah klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server.
Port dapat dikenali dengan angka 16-Bit (dua byte) yang disebut dengan Port
Number dan diklasifikasikan dengan jenis protokol transport apa yang digunakan,
ke dalam Port TCP dan Port UDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total
maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah
65536 buah.
Dilihat dari penomorannya, port UDP dan TCP
dibagi menjadi tiga jenis, yakni sebagai berikut:
· Well-known
Port: yang pada awalnya berkisar antara 0 hingga 255 tapi kemudian diperlebar
untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam
well-known port, selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama, dan
ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA). Beberapa di antara
port-port yang berada di dalam range Well-known port masih belum ditetapkan dan
direservasikan untuk digunakan oleh layanan yang bakal ada di masa depan.
Well-known port didefinisikan dalam RFC 1060.
· Registered
Port: Merupakan Port-port yang digunakan oleh vendor-vendor komputer atau
jaringan yang berbeda untuk mendukung aplikasi dan sistem operasi yang mereka
buat. Registered port juga diketahui dan didaftarkan oleh IANA tapi tidak
dialokasikan secara permanen, sehingga vendor lainnya dapat menggunakan port
number yang sama. Range registered port berkisar dari 1024 hingga 49151 dan
beberapa port di antaranya adalah Dynamically Assigned Port.
· Dynamically
Assigned Port: merupakan port-port yang ditetapkan oleh sistem operasi atau
aplikasi yang digunakan untuk melayani request dari pengguna sesuai dengan
kebutuhan. Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024 hingga 65536 dan dapat
digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.
|
Port
|
Jenis Port
|
Keyword
|
Digunakan
|
|
20
|
TCP, UDP
|
FTP-Data
|
File Transfer protocol (default data)
|
|
21
|
TCP, UDP
|
FTP
|
File Transfer protocol (default data)
|
|
23
|
TCP, UDP
|
TELNET
|
Telnet
|
|
25
|
TCP, UDP
|
SMTP
|
Simple Mail Transfer Protocol alias = mail
|
|
53
|
TCP, UDP
|
DOMAIN
|
Domain Name System Server
|
|
67
|
TCP, UDP
|
BOOTPC
|
DHCP/BOOTP Protocl server
|
|
68
|
TCP, UDP
|
BOOTPC
|
DHCP/BOOTP Protocl server
|
|
69
|
TCP, UDP
|
TFTP
|
Trivial File Transfer Protocol
|
|
80
|
TCP, UDP
|
WWW
|
World Wide Web HTTP
|
|
110
|
TCP, UDP
|
POP3
|
PostOfficeprotocol version3 (POP3)
|
|
123
|
TCP, UDP
|
NTP
|
Network Time Protocol
|
|
220
|
TCP, UDP
|
IMAP3
|
Interactive Mail Access Protocol versi 3
|
Interaksi Server Client
ARSITEKTUR CLIENT SERVER
ARSITEKTUR CLIENT SERVER
Pengertian Client Server
Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client(biasanya aplikasi yang menggunakan GUI ) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server.
Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
1.Servis (layanan)
Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya.
Server sebagai provider, client sebagai konsumen
2.Sharing resources (sumber daya)
Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
3.Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris )
Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari client.
4.Transparansi lokasi
Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari client.
5.Mix-and-Match
Perbedaan server client platforms
6.Pesan berbasiskan komunikasi
Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.
7.Pemisahan interface dan implementasi
Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.
Client Server System
Client/Server Architecture Adalah sebuah model komputerisasi dimana sebuah aplikasi client dijalankan di komputer desktop atau komputer pribadi yang mengakses informasi pada server atau host yang terletak di lain tempat. Bagian dari aplikasi yang dijalankan di client biasanya digunakan untuk mengoptimalkan interaksi dengan user, dimana server menyediakan proses tersentralisasi dan bekerja secara multiuser.
Pengertian Client Server
Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client(biasanya aplikasi yang menggunakan GUI ) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server.
Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
1.Servis (layanan)
Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya.
Server sebagai provider, client sebagai konsumen
2.Sharing resources (sumber daya)
Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
3.Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris )
Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari client.
4.Transparansi lokasi
Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari client.
5.Mix-and-Match
Perbedaan server client platforms
6.Pesan berbasiskan komunikasi
Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.
7.Pemisahan interface dan implementasi
Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.
Client Server System
Client/Server Architecture Adalah sebuah model komputerisasi dimana sebuah aplikasi client dijalankan di komputer desktop atau komputer pribadi yang mengakses informasi pada server atau host yang terletak di lain tempat. Bagian dari aplikasi yang dijalankan di client biasanya digunakan untuk mengoptimalkan interaksi dengan user, dimana server menyediakan proses tersentralisasi dan bekerja secara multiuser.
1.File Servers
File server vendors mengklaim bahwa mereka pertama menemukan istilah
client-server.
Untuk sharing file melalui jaringan
2.Database Servers
Client mengirimkan SQL requests sebagai pesan pada database server,selanjutnya hasil perintah SQL dikembalikan
Server menggunakan kekuatan proses yang diinginkan untuk menemukan data yang diminta dan kemudian semua record dikembalikan pada client.
3.Transaction Servers (Transaksi Server)
Client meminta remote procedures yang terletak pada server dengan sebuah SQL database engine.
Remote procedures ini mengeksekusi sebuah grup dari SQL statement
Hanya satu permintaan / jawaban yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi
4.Groupsware Servers
Dikenal sebagai Computer-supported cooperative working
Manajemen semi-struktur informasi seperti teks, image, , bulletin boards dan aliaran kerja oData diatur sebagai dokumen
5.Object Application Servers
Aplikasi client/server ditulis sebagai satu set objek komunikasi
Client objects berkomunikasi dengan server objects melalui Object Request Broker (ORB)
Client meminta sebuah method pada remote object
6.Web Application Servers (Aplikasi Web Servers)
World Wide Web adalah aplikasi client server yang pertama yang digunakan untuk web.
Client dan servers berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang disebut HTTP.
elemen utama sebuah arsitektur, masing-masing sering dianggap sebagai arsitektur, adalah:
1. Arsitektur sistem pemrosesan, menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan sistem operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap. Standar merupakan format, prosedur, dan antar muka, yang menjamin bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama.
2. Arsitektur telekomunikasi dan jaringan, menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan, yang melaluinya informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku.
3. Arsitektur data, sejauh ini merupakan yang paling rumit diantara ketiga arsitektur di atas, dan termasuk yang relatif sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.
Ketiga sub arsitektur tersebut saling melengkapi untuk menyediakan arsitektur utama suatu sistem.
Syarat suatu arsitektur dikategorikan efektif adalah apabila memenuhi ketiga persyaratan berikut ini:
1. Arsitektur tersebut harus praktis, sekaligus independen dan tidak bergantung pada penyalur.
2. Arsitektur itu mampu mengurangi kekacauan yang sering terjadi karena inkompabilitas beberapa elemen yang disebabkan oleh banyaknya penyalur dan teknologi.
3. Arsitektur tersebut dibangun dari standar yang berlaku.
Untuk sharing file melalui jaringan
2.Database Servers
Client mengirimkan SQL requests sebagai pesan pada database server,selanjutnya hasil perintah SQL dikembalikan
Server menggunakan kekuatan proses yang diinginkan untuk menemukan data yang diminta dan kemudian semua record dikembalikan pada client.
3.Transaction Servers (Transaksi Server)
Client meminta remote procedures yang terletak pada server dengan sebuah SQL database engine.
Remote procedures ini mengeksekusi sebuah grup dari SQL statement
Hanya satu permintaan / jawaban yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi
4.Groupsware Servers
Dikenal sebagai Computer-supported cooperative working
Manajemen semi-struktur informasi seperti teks, image, , bulletin boards dan aliaran kerja oData diatur sebagai dokumen
5.Object Application Servers
Aplikasi client/server ditulis sebagai satu set objek komunikasi
Client objects berkomunikasi dengan server objects melalui Object Request Broker (ORB)
Client meminta sebuah method pada remote object
6.Web Application Servers (Aplikasi Web Servers)
World Wide Web adalah aplikasi client server yang pertama yang digunakan untuk web.
Client dan servers berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang disebut HTTP.
elemen utama sebuah arsitektur, masing-masing sering dianggap sebagai arsitektur, adalah:
1. Arsitektur sistem pemrosesan, menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan sistem operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap. Standar merupakan format, prosedur, dan antar muka, yang menjamin bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama.
2. Arsitektur telekomunikasi dan jaringan, menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan, yang melaluinya informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku.
3. Arsitektur data, sejauh ini merupakan yang paling rumit diantara ketiga arsitektur di atas, dan termasuk yang relatif sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.
Ketiga sub arsitektur tersebut saling melengkapi untuk menyediakan arsitektur utama suatu sistem.
Syarat suatu arsitektur dikategorikan efektif adalah apabila memenuhi ketiga persyaratan berikut ini:
1. Arsitektur tersebut harus praktis, sekaligus independen dan tidak bergantung pada penyalur.
2. Arsitektur itu mampu mengurangi kekacauan yang sering terjadi karena inkompabilitas beberapa elemen yang disebabkan oleh banyaknya penyalur dan teknologi.
3. Arsitektur tersebut dibangun dari standar yang berlaku.
INFORMASI TERKINI !!
Pengertian DHCP,DNS,WEB Server,FTP,Email Server Dan PROXY
SERVER
PENGERTIAN DHCP SERVER
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis
arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat ip
dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus
memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di
jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan
mendapatkan alamt ip secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak
parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan
DNS server.
PENGERTIAN DNS SERVER
Domain Name System (DNS) Adalah sebuah aplikasi service di internet yang
menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang
melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name)
dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan
ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host
name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat
di implementasikan ke private network atau internet.
PENGERTIAN WEB SERVER
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima
permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan
mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya
berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah
Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di
beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan
sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga
dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam
internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet,
dan ruangan ini disediakan oleh server
permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan
mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya
berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah
Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di
beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan
sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga
dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam
internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet,
dan ruangan ini disediakan oleh server
PENGERTIAN FTP SERVER
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan
layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila
mendapat request dari FTP client.
PENGERTIAN EMAIL SERVER
Mail server adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau
informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga
digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa FTP
PENGERTIAN PROXY SERVER
proxy server adalah tekhnik standar utuk akses internet secara bersama-sama
oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah local area network (LAN) melalui
sebuah modem atau sebuah salauran komunikasi.Secara sederhana proxy adalah
seseorang atau lembaga yang bertindak atas nam dati orang lain/lembaga/negara
lain.
Proxy server bekerja dengan menjembatani komputer ke Internet. Program Internet
seperti browser, download manager dan lain-lain berhubungan dengan proxy
server, dan proxy server tersebut yang akan berkomunikasi dengan server lain di
Internet.
Pengertian Mail, DHCP,
Web, DNS, FTP, Proxy, Samba Server
1. Pengertian Mail Server
Adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa http://FTP.
2. Pengertian DHCP Server
DHCP merupakan singkatan dari Dinamyc Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. komputer yang memberikan nomor IP inilah yang disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang melakukan request disebut DHCP Client.
fungsi DHCP
Seperti yang sudah diterangkan. fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request.
3. Pengertian Web Server
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah Apache.
Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet, dan ruangan ini disediakan oleh server. Itulah yang disebut Web Server.
4. Pengertian DNS Server
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.
5. Pengertian FTP Server
FtP adalah File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP.
Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client.
FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.
FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.
Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :
• Untuk tujuan sharing data
• Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
• Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
• Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien
Adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa http://FTP.
2. Pengertian DHCP Server
DHCP merupakan singkatan dari Dinamyc Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. komputer yang memberikan nomor IP inilah yang disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang melakukan request disebut DHCP Client.
fungsi DHCP
Seperti yang sudah diterangkan. fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request.
3. Pengertian Web Server
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah Apache.
Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet, dan ruangan ini disediakan oleh server. Itulah yang disebut Web Server.
4. Pengertian DNS Server
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.
5. Pengertian FTP Server
FtP adalah File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP.
Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client.
FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.
FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.
Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :
• Untuk tujuan sharing data
• Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
• Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
• Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien